Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

pos

GRAB

merupakan salah satu platform O2O yang bermarkas di Singapura dan paling sering digunakan di Asia Tenggara, menyediakan layanan kebutuhan sehari-hari bagi para pelanggan termasuk perjalanan, pesan-antar makanan, pengiriman barang – dan pembayaran menggunakan dompet digital. Saat ini Grab menyediakan layanan di Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja Grab yakin bahwa setiap masyarakat di Asia Tenggara harus mendapatkan keuntungan dari ekonomi digital, dan perusahaan memberikan akses untuk layanan transportasi yang aman dan terjangkau, layanan pesan antar makanan dan pengiriman barang, serta layanan pembayaran mobile dan finansial. Grab juga adalah “decacorn” (sebutan untuk startup yang memiliki valuasi perusahaan sebesar US$10 miliar atau 10 kali lipat dari “unicorn”) pertama di Asia Tenggara Di Indonesia, Grab melayani pemesanan kendaraan seperti ojek (GrabBike), mobil (GrabCar), dan taksi (GrabTaksi) serta kurir (GrabExpress), pesan-antar makanan (GrabFood), dan carpooling sosial (GrabHitch Car). Saat ini Grab tersedia di 125 kota di seluruh Indonesia, mulai dari Banda Aceh – Aceh hingga Jayapura – Papua. Grab didirikan oleh Anthony Tan dan Hooi Ling Tan yang merupakan
warga negara Malaysia, mereka melihat adanya dampak negatif dari tidak
efisiennya sistem transportasi yang ada pada saat itu. Merekapun memiliki ide
untuk membuat aplikasi pemesanan transportasi, khususnya taksi, yang kemudian
menobatkan mereka sebagai finalis dalam Kontes Harvard Business School’s 2011
Business Plan. Grab merupakan aplikasi layanan transportasi terpopuler di Asia
Tenggara yang kini telah berada di Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia,
Thailand dan Vietnam, menghubungkan lebih dari 10 juta penumpang dan 185.000
pengemudi di seluruh wilayah Asia Tenggara. Layanan Grab ditujukan untuk
memberikan alternatif berkendara bagi para pengemudi dan penumpang yang
menekankan pada kecepatan, keselamatan, dan kepastian. Grab sendiri telah hadir
di Indonesia pada bulan Juni 2012 sebagai aplikasi pemesanan taksi dan sejak itu
telah memberikan beragam pilihan transportasi seperti mobil dan ojek. A

Materi Kuliah Online Unikom

salah satu website dari Universitas Komputer Indonesia yaitu kuliah online unikom adala suatu website yang menyediakan berbagai macam kebutuhan mahasisswa Unikom sendiri dimulai dari nama dosen, listing mahasiswa, dan juga materi. hal ini tentu saja sangat mempermudah para masyarakat UNIKOM dalam mengakses apa yang mereka butuhkan. selain melihat daftar dosen. staff beserta mahasiswa nya. mahasiswa juga dipermudah dalam mencari suatu materi perkuliahan untuk dirangkum dan dipeajari kembali. tentu hal ini sangat mudah kan? namun disamping itu semua masih ada kendala dalam pengoperasian website ini. kekurangan website ini contohnya. akan sangat baik apabila listing mahasiswa juga dosen dibuat terpisah berdasarkan jurusan nya. dan seharusnya berikan petunjuk dalam bagaimana caranya mendownload materi yang telah diupdate atau di upload oleh masing-masing dosen. selain itu juga apabila dosen tersebut belum mengupload atau mengupgrade materi kuliahnya seharusnya beri tanda bahwa file tersebut belum diupload atau diupgrade oleh dosen bersangkutan. karena masih banyak sekali mahasiswa yang merasa kesulitan disaat hendak mendownload materi perkuliahan dari dosen.

Hardware dan Software

Hampir seluruh aspek kehidupan manusia saat ini tidak dapat dilepaskan dari teknologi, khususnya teknologi komputer. Dapat dilihat bahwa untuk menuliskan suatu dokumen, orang cenderung sudah meninggalkan mesin ketik manual dan sudah digantikan perannya oleh komputer. Kasir di suatu pertokoan besar (supermarket) sudah menggunakan peralatan otomatis berupa komputer yang didisain khusus untuk keperluan itu. Kumpulan lagu-lagu yang sebelumnya hanya dapat didengarkan melalui media kaset atau piringan hitam, saat ini sudah mulai dikemas dalam bentuk compact disk (CD) yang dapat didengarkan dengan menggunakan komputer multimedia. Belum lagi perkembangan teknologi komputer di bidang kesehatan yang maju sangat pesat untuk membantu diagnosa penyakit dan proses penyembuahnnya. Dan masih banyak lagi bidang-bidang kehidupan manusia yang saat ini sudah menggunakan peralatan komputer.

Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap orang. Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon). Menurut Blissmer (1985), komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.

Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori. Namun, pada intinya dapat disimpulkan bahwa komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis.

Dari definisi tersebut terdapat tiga istilah penting, yaitu input (data), pengolahan data, dan informasi (output). Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik (PDE) atau elecronic data processing (EDP). Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data masih belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut.

Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan brainware. Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.

Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Dari pengertian tersebut, dapat kita ketahui bahwa ada banyak sekali komponen yang berhubungan satu sama lain untuk mengerjakan instruksi yang diberikan oleh user. Instruksi-instruksi yang diberikan sangat banyak dan bermacam-Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya. Hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.

Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya suatu komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :

  1. Input Divice ( Unit Masukan )
  2. Process Device ( Unit Pemrosesan )
  3. Output Device ( Unit Keluaran )
  4. Backing Storage ( Unit Penyimpanan )
  5. Periferal ( Unit Tambahan )

Perangkat Lunak (software) merupakan suatu program yang dibuat oleh pembuat program untuk menjalankan perangkat keras komputer. Perangkat Lunak adalah program yang berisi kumpulan instruksi untuk melakukan proses pengolahan data. Software sebagai penghubung antara manusia sebagai pengguna dengan perangkat keras komputer, berfungsi menerjemahkan bahasa manusia ke dalam bahasa mesin sehingga perangkat keras komputer memahami keinginan pengguna dan menjalankan instruksi yang diberikan dan selanjutnya memberikan hasil yang diinginkan oleh manusia tersebut.

Perangkat lunak komputer berfungsi untuk :

  1. Mengidentifikasi Program
  2. Menyiapkan aplikasi program sehingga tata kerja seluruh perangkat komputer terkontrol.
  3. Mengatur dan membuat pekerjaan lebih efesian

Macam – Macam Perangkat Lunak

Etika Bisnis

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.[2]

Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, industri dan juga masyarakat.Kesemuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat.

Etika bisnis juga merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.Etika bisnis merupakan studi standar formal dan bagaimana standar itu diterapkan ke dalam system dan organisasi yang digunakan masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa dan diterapkan kepada orang-orang yang ada di dalam organisasi.

Etika bisnis lebih luas dari ketentuan yang diatur oleh hukum, bahkan merupakan standar yang lebih tinggi dibandingkan standar minimal ketentuan hukum, karena dalam kegiatan  bisnis seringkali kita temukan wilayah abu-abu yang tidak diatur oleh ketentuan hukum

Beberapa hal yang mendasari perlunya etika dalam kegiatan bisnis:

  1. Selain mempertaruhkan barang dan uang untuk tujuan keuntungan, bisnis juga mempertaruhkan nama, harga diri, bahkan nasib manusia yang terlibat di dalamnya.
  2. Bisnis adalah bagian penting dalam masyarakat
  3. Bisnis juga membutuhkan etika yang setidaknya mampu memberikan pedoman bagi pihak – pihak yang melakukannya

Etika bisnis adalah perwujudan dari nilai-nilai moral. Hal ini disadari oleh sebagian besar pelaku usaha, karena mereka akan berhasil dalam usaha bisnisnya jika menjalankan prinsip-prinsip etika bisnis. Jadi penegakan etika bisnis penting artinya dalam menegakkan persaingan usaha sehat yang kondusif. penegakan etika bisnis dalam persaingan bisnis semakin berat. Kondisi ini terjadi karena banyaknya pelanggaran terhadap etika bisnis oleh para pelaku bisnis itu sendiri, sedangkan pelanggaran etika bisnis tersebut tidak dapat diselesaikan melalui hukum karena sifatnya yang tidak terikat menurut hukum.

Persaingan usaha yang sehat akan menjamin keseimbangan antara hak produsen dan konsumen. Indikator dari persaingan yang sehat adalah tersedianya banyak produsen, harga pasar yang terbentuk antara permintaan dan penawaran pasar, dan peluang yang sama rari setiap usaha dalam bidang industry dan perdagangan. Adanya persaingan yang sehat akan menguntungkan semua pihak termasuk konsumen dan pengusaha kecil, dan produsan sendiri, karena akan menghindari terjadinya konsentrasi kekuatan pada satu atau beberapa usaha tertentu. Terdapat hubungan yang erat antara etika bisnis dan persaingan usaha.Terdapatnya aspek hukum dan aspek etika bisnis sangat menentukan terwujudnya persaingan yang sehat. Dalam bisnis, terdapat bersaingan yang ketat, yang kadang – kadang menyebabkan pelaku bisnis menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan usaha dan memenangkan persaingan.

Prinsip-prinsip Etika Bisnis

Etika bisnis memiliki prinsip-prinsip yang bertujuan memberikanacuan cara yang harus ditempuh oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya. Muslich (2004: 18-20) menyatakan bahwa prinsip-prinsip etika bisnis meliputi:

  1. Prinsip ekonomi

Perusahaan secara bebas memiliki wewenang sesuai dengan bidang yang dilakukan dan pelaksanaannya dengan visi dan misi yang dimilikinya dalam menetapkan kebijakan perusahaan harus diarahkan pada upaya pengembangan visi dan misi perusahaan yang berorientasi pada kemakmuran, kesejahteraan para pekerja, komunitas yang dihadapinya.

  1. Prinsip kejujuran

Kejujuran menjadi nilai yang paling mendasar dalammendukung keberhasilan kinerja perusahaan. Dalam hubungannya dengan lingkungan bisnis, kejujuran diorientasikan kepada seluruh pihak yang terkait dengan aktivitas bisnis. Dengan kejujuran yang dimiliki oleh suatu perusahaan maka masyarakat yang ada di sekitar lingkungan perusahaan akan menaruh kepercayaan yang tinggi bagi perusahaan tersebut.

  1. Prinsip niat baik dan tidak berniat jahat

Prinsip ini terkait erat dengan kejujuran. Tindakan jahat tentutidak membantu perusahaan dalam membangun kepercayaan masyarakat, justru kejahatan dalam berbisnis akan menghancurkan perusahaan itu sendiri. Niatan dari suatu tujuan terlihat cukuptransparan misi, visi dan tujuan yang ingin dicapai dari suatuperusahaan.

  1. Prinsip adil

Prinsip ini menganjurkan perusahaan untuk bersikap danberperilaku adil kepada pihak-pihak bisnis yang terkait dengan sistem bisnis tersebut.

  1. Prinsip hormat pada diri sendiri

Prinsip hormat pada diri sendiri adalah cermin penghargaanyang positif pada diri sendiri. Hal ini dimulai dengan penghargaan terhadap orang lain. Menjaga nama baik merupakan pengakuan atas keberadaan perusahaan tersebut.

Manajemen Resiko

Risiko dapat diartikan sebagai ketidakpastian yang telah diketahui tingkat probabilitas
kejadiannya Manajemen risiko adalah pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen dalam
penanggulangan risiko, terutama risiko yang dihadapi perusahaan, yang mencakup
kegiatan merencanakan, mengorganisir, menyusun, mengkoordinir dan mengawasi
program penanggulangan risiko tersebut. Model pengelolaan risiko mengalami
perkembangan dari waktu ke waktu. Ada beberapa faktor yang mendorong perkembangantersebut, yaitu kompleksitas risiko, kondisi eksternal, dan ketersediaan produk pengelolaan risiko. Pada dasarnya hampir semua jenis usaha memiliki risiko yang sama. Namun secara lebih spesifik, terdapat beberapa perbedaan sesuai dengan bisnis inti (core bussines) yang dijalankan perusahaan. Untuk mempermudah melakukan analisa, pendekatan terhadap risiko dibedakan atas dua bagian yaitu : (1) Pendekatan nonfinansial adalah pendekatan analisis risiko yang lebih ditekankan pada faktor teknis operasi perusahaan, (2) Risiko financial adalah pendekatan analisa risiko yang ditekankan pada faktor ekonomi baik internal perusahaan maupun dampak dari keadaan ekonomi secara global Pada umumnya terdapat beberapa persamaan risiko yang dihadapi oleh banyak perusahaan. Perbedaan jenis dan karakter risiko yang terdapat pada setiap perusahaan dapat dipengaruhi oleh jenis dan karakter bidang usaha itu sendiri. Beberapa kriteria risiko yang umum terdapat pada
perusahaan :
1. Risiko Keuangan, yaitu fluktuasi target keuangan atau
ukuran moneter perusahaan karena gejolak berbagai variabel makro.
2. Risiko Operasional, yaitu potensi penyimpangan dari hasil
yang diharapkan karena tidak berfungsinya sistem, SDM, teknologi, atau indikator
lainnya.
3. Risiko Strategis, yaitu risiko yang dapat mempengaruhi eksposur korporat dan eksposur strategis sebagai akibat keputusan strategis yang tidak
sesuai dengan lingkungan eksternal dan internal perusahaan.
4. Risiko Eksternalisasi, yaitu potensi penyimpangan dari eksposur korporat dan strategis, dan bisa berdampak pada potensi penutupan usaha,
karena pengaruh dari faktor eksternal.
Pada dasarnya, pengukuran risiko mengacu pada dua faktor yaitu kuantitas risiko dan
kualitas risiko. Kuantitas risiko terkait dengan beberapa banyak nilai, atau eksposur, yang rentan terhadap risiko. Kualitas risiko terkait dengan kemungkinan suatu risiko akan muncul. Semakin tinggi kemungkinan risiko terjadi, semakin tinggi pula risikonya.

Manajemen resiko merupakan salah satu elemenpenting dalam menjalankan bisnis sebuah perusahaan karena semakin berkembangnya dunia perusahaan maka akan ikut sertanya mningkatnya kompleksitas aktivitas perusahaan mengakibatkan meningkatnya tingkat resiko yang dihadapi perusahaan. Sasaran utama implementasi maagemen resiko adalah untuk melindungi perusahaan terhadap suatu kerugian yang mungkin tersebut. Lembaga perusahaan mengelola resiko dengan menyeimbangkan antara strategi bisnis dengan pengelolaan resikonya sehingga perusahaan akan mendapatkan hasil optimal dari operasionalnya.

Kita harus bisa menemukan kerugian potensial yang mungkinterjadi dan mencari cara untuk menangani risiko tersebut. Dunia bisnis puntak luput dari ketidakpastian. Ketidakpastian dalam dunia bisnis akanmenyebabkan terjadinya risiko bisnis. Perusahaan merencanakan untukmenggencarkan promosi produknya dengan harapan penjualanya dapatmeningkat. Dengan analisis yang mendalam diperkirakan penjualansetelah adanya promosi besar-besaran tersebut dapat meningkat sebanyak20%. Tetapi kenyataanya penjualan hanya dapat meningkat 10%. Inimerupakan salah satu bentuk risiko yang terjadi dalam dunia bisnis. Risikodalam bisnis tidak bisa diabaikan begitu saja. Perusahaan perlumenganalisis kemungkinan kerugian potensi dalam bisnisnya tersebutkemudian mengevaluasi dan mencari cara untuk menanggulanginya.Dengan demikian diharapkan bisnis yang dijalaninya dapat sukses meraihtujuan dengan mudah. Risiko merupakan sesuatu yang pasti akan terjadiketika kita melakukan suatu tindakan. Risiko adalah berbagaikemungkinan yang terjadi pada periode tertentu. Risiko sering dikaitkan dengan kerugian. Jadi risiko adalah ketidakpastian yang mungkinmelahirkan kerugian atau peluang terjadi sesuatu yang bad outcame.Setiap organisasi perusahaan selalu menanggung risiko. Risiko, bisnis, kecelakaan kerja, bencana alam, perampokan, dan pencurian,kebangkrutan adalah beberapa contoh dari risiko yang lazim terjadi di berbagai perusahaan. Terutama perusahaan yang tidak melakukan tindakanapa-apa, bahkan tindakan preventif pun tidak dilakukan. Perusahaan initidak melakukan tindakan untuk pencegahan risiko yang akan timbul nantinya.

 

MOTIVASI DAN KERJASAMA

Motivasi adalah sebuah dorongan semangat atau perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Artinya, dalam hidup ini kita akan selalu membutuhkan motivasi untuk melakukan berbagai hal dalam mencapai tujuan-tujuan kita. Motivasi terbagi bermacam-macam bentuknya, ada orang yang semangat dan termotivasi karena uang, ada juga karena pujian, ada juga yang memang ingin berbagi manfaat dan kebaikan.

Motivasi adalah salah satu faktor yang dapat meraih kesuksesan bisnis dan hal ini membuat  motivasi dirasa penting bagi seseorang dalam menjalankan bisnisnya. Dimana motivasi bermanfaat sebagai pendorong seseorang untuk bekerja dengan semangat yang tinggi dan lebih baik. Selain itu semangat yang tinggi tersebut secara langsung akan berdampak meningkatnya produktivitas kerja yang akan memberi dampak pada pendapatan kerja dan kesejahteraan.

lalu setelahnya mengenai kerjasama . beberapa artikel mengartikan bahwa kerjasama juga dapat diartikan sebagai asebuah usaha yang dilakukan oleh beberapa orang atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama.Kerjasama merupakan interaksi yang sangat penting bagi kehidupan manusia karena manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan. Kerjasama bisa terjadi ketika individu-individu yang bersangkutan mempunyai kepentingan dan kesadaran yang sama untuk bekerjasama untuk mencapai tujuan dan kepentingan bersama. selain itu juga menurut BusinessDictionary, pengertian kerjasama adalah pengaturan kemitraan saling menguntungkan yang dilakukan secara sukarela oleh dua bidang usaha atau lebih. Kerjasama ini menjadi hal yang menguntungkan karena beberapa permasalahan menjadi lebih ringan.

Selain itu, kerjasama tidak hanya soal mencari dana saja. Beberapa pebisnis lebih suka menjalin relasi yang menguntungkan dengan sesama kompetitor.

Daripada bersaing yang akhirnya membuat stres, lebih baik saling melengkapi hal-hal yang tidak dimiliki. Terlebih saat darurat. Misalnya seorang suplier ikan. Ketika pada suatu hari ia kehabisan stok, ia bisa mencari ikan ke suplier lainnya.

Dalam sosiologi, definisi kerja sama adalah bentuk interaksi sosial dengan sifat asosiatif yang terjadi ketika ada kelompok masyarakat yang punya pandangan sama untuk mewujudkan tujuan bersama. Berikut adalah pengertian kerjasama menurut para ahli:

1. Pamudji

Menurut Pamudji, pengertian kerjasama adalah pekerjaan yang dilakukan dua orang atau lebih dengan melibatkan interaksi antarindividu bekerja bersama sama sampai terwujud tujuan yang dinamis. Lebih lanjut ia berpendapat bahwa unsur utama kerjasama ada tiga yakni adanya individu individu, adanya interaksi dan adanya tujuan yang sama.

2. Charles H. Cooley

Seorang ahli bernama Charles H. Cooley berpendapat, kerjasama akan timbul jika orang menyadari bahwa mereka memiliki kepentingan yang sama dan sekaligus memiliki pengetahuan yang cukup serta kesadaran atas diri sendiri untuk memenuhi kepentingan kepentingan tersebut.

3. Rosen

Menurut Rosen, pengertian kerjasama adalah sumber yang dianggap sangat efisien untuk kualitas pelayanan terutama dalam konteks kerjasama bidang ekonomi khususnya jual beli.

4. Thomson dan Perry

Menurut Thomson dan Perry, pengertian kerjasama adalah kegiatan yang mempunyai tingkatan berbeda dimulai dari tahapan koordinasi juga kooperasi sampai terjadinya kolaborasi dalam suatu kegiatan kerjasama.

 

Unsur-Unsur Kerjasama

Dari pengertian kerjasama di atas, maka ada beberapa aspek yang terkandung dalam kerjasama, yaitu:

Dua orang atau lebih

Artinya kerjasama akan ada kalau ada minimal dua orang/pihak yang melakukan kesepakatan. Oleh karena itu, sukses tidaknya kerjasama tersebut ditentukan oleh peran dari kedua orang atau kedua pihak yang bekerjasama tersebut.

Aktivitas

Menunjukkan bahwa kerjasama tersebut terjadi karena adanya aktivitas yang dikehendaki bersama, sebagai alat untuk mencapai tujuan dan ini membutuhkan strategi (bisnis/usaha).

Tujuan/target

Merupakan aspek yang menjadi sasaran dari kerjasama usaha tersebut, biasanya adalah keuntungan baik secara financial maupun nonfinansial yang dirasakan atau diterima oleh kedua pihak.

Jangka waktu tertentu

Menunjukkan bahwa kerjasama tersebut dibatasi oleh waktu, artinya ada kesepakan kedua pihak kapan kerjasama itu berakhir. Dalam hal ini, tentu saja setelah tujuan atau target yang dikehendaki telah tercapai.

Maksud Dan Tujuan Diadakannya Kerjasama

Manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, yang berbeda antara manusia yang satu dengan manusia yang lain. Manusia tidak ada yang sempurna, sehingga manusia selalu membutuhkan kehadiran orang lain.

 

src : https://www.maxmanroe.com/pengertian-kerjasama.html

https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-kerjasama/

GCG

Good corporate governance (GCG) merupakan sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan guna menciptakan nilai tambah (value added) untuk semua stakeholder. Konsep ini menekankan pada dua hal yakni, pertama, pentingnya hak pemegang saham untuk memperoleh informasi dengan benar dan tepat pada waktunya dan, kedua, kewajiban perusahaan untuk melakukan pengungkapan (disclosure) secara akurat, tepat waktu, transparan terhadap semua
informasi kinerja perusahaan, kepemilikan, dan stakeholder.

Terdapat empat komponen utama yang diperlukan dalam konsep Good Corporate Governance, yaitu fairness, transparency, accountability, dan responsibility. Keempat komponen tersebut penting karena penerapan prinsip Good Corporate Governance secara konsisten terbukti dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan dan juga dapat menjadi penghambat aktivitas rekayasa kinerja yang mengakibatkan laporan keuangan tidak menggambarkan nilai fundamental perusahaan.

Good Corporation Governace Pada awalnya, istilah “Corporate Governance” pertama kali dikenalkan oleh Cadbury Committee di Inggris tahun 1922 yang menggunakan istilah dimaksud dalam laporannya yang dikenal dengan Cadbury Report (dalam sukrisno Agoes, 2006).

Good Corporate Governance merupakan gabungan prinsip-prinsip dasar dalam membangun suatu tatanan etika kerja dan kerjasama agar tercapai rasa kebersamaan, keadilan, optimasi dan harmonisasi hubungan sehingga dapat menuju kepada tingkat perkembangan yang penuh dalam suatu organisasi atau badan usaha.

Prinsip-prinsip dasar tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut :

  1. Vision

Pengembangan suatu organisasi atau badan usaha harus didasarkan pada adanya visi & strategi yang jelas dan didukung oleh adanya partisipasi dari seluruh anggota dalam proses pengambilan keputusan, pelaksanaan dan pengembangan supaya semua pihak akan merasa  memiliki dan tanggungjawab dalam kemajuan organisasi atau usahanya.

  1. Participation

Dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan hasil keputusan suatu organisasi atau badan usaha sedapat-dapatnya melibatkan pihak-pihak terkait dan relevan melalui sistem yang terbuka dan dengan jaminan adanya hak berasosiasi dan penyampaian pendapat.

  1. Equality

Suatu badan usaha atau organisasi yang baik selalu akan member dan menyediakan peluang yang sama bagi semua anggota atau pihak terkait bagi peningkatan kesejahteraan melalui usaha bersama di dalam etika usaha yang baik.

  1. Professional

Dalam bahasa sehari-hari professional diartikan “One who engaged in alearned vocation (Seseorang yang terikat dalam suatu lapangan pekerjaan)”. Dalam konteks ini professional lebih dikaitkan dengan peningkatan kapasitas kompetensi dan juga moral sehingga pelayanan dapat dilakukan dengan mudah, cepat dan akurat.

  1. Supervision

Meningkatkan usaha-usaha supervisi terhadap semua aktivitas usaha atau organisasi sehingga tujuan bersama dapat dicapai secara optimal, efektif dan efisien, serta untuk meminimalkan potensi kesalahan atau penyimpangan yang mungkin timbul.

  1. Effective & Efficient

Effective berarti “do the things right”, lebih berorientasi pada hasil, sedangkan efficient berarti “do the right things”, lebih berorientasi pada proses. Apapun yang direncanakan dan dijalankan oleh suatu organisasi atau badan usaha harus bersifat efektif dan efisien.

  1. Transparent

Dalam konteks good governancetransparency lebih diartikan membangun kepercayaan yang saling menguntungkan antara pemerintah atau pengelola dengan masyarakat atau anggotanya melalui ketersediaan informasi yang mudah diakses, lengkap dan up to date.

  1. Accountability/Accountable

Dalam konteks pembicaraan ini accountability lebih difokuskan dalam meningkatkan tanggungjawab dari pembuat keputusan yang lebih diarahkan dalam menjawab kepentingan publik atau anggota.

  1. Fairness

Dalam konteks good governance maka fairness lebih diartikan sebagai aturan hukum harus ditegakan secara adil dan tidak memihak bagi apapun, untuk siapapun dan oleh pihak manapun.

  1. Honest

Policy, strategi, program, aktivitas dan pelaporan suatu organisasi atau badan usaha harus dapat dijalankan secara jujur. Segala jenis ketidak-jujuran pada akhirnya akan selalu terbongkar dan merusak tatanan usaha dan kemitraan yang telah dan sedang dibangun. Tanpa kejujuran mustahil dapat dibangun trust dan long term partnership.

  1. Responsibility & Social Responsibility

Institusi dan proses pelayanan bagi kepentingan semua pihak terkait harus dijalankan dalam kerangka waktu yang jelas dan sistematis. Sebagai warga suatu organisasi, badan usaha dan/atau masyarakat, semua pihak terkait mempunyai tanggungjawab masing-masing dalam menjalankan tugasnya dan juga harus memberi pertanggungjawaban kepada publik, sehingga di dalam suatu tatanan atau komunitas dapat terjadi saling mempercayai, membantu, membangun dan mengingatkan agar terjalin hubungan yang harmonis dan sinergis

 

src : https://www.academia.edu/36295089/Makalah_Good_Corporate_Governance

https://www.academia.edu/35016488/GOOD_CORPORATE_GOVERNANCE

MOTIVASI

Motivasi adalah sebuah dorongan semangat atau perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Artinya, dalam hidup ini kita akan selalu membutuhkan motivasi untuk melakukan berbagai hal dalam mencapai tujuan-tujuan kita. Motivasi terbagi bermacam-macam bentuknya, ada orang yang semangat dan termotivasi karena uang, ada juga karena pujian, ada juga yang memang ingin berbagi manfaat dan kebaikan. Bisa juga orang termotivasi karena ingin mengikuti langkah pencapaian seseorang yang dia sukai misalnya ingin seperti Mark Zuckerberg.

Dalam melakukan sebuah bisnis seseorang harus dituntut untuk berani dalam melakukan sesuatu yang berkaitan dengan bisnisnya walaupun hal itu memiliki beberapa resiko yang cukup berat. Resiko dalam mengambil sebuah tindakan itu sering kali menjadi masalah bagi pelaku bisnis. Akan tetapi hal itu harus dilakukan agar bisnis yang dijalankan tetap berjalan optimal. Sehingga untuk mengurangi permasalahan pelaku bisnis dalam melakukan sesuatu tentunya dibutuhkan motivasi yang tinggi. Motivasi sendiri merupakan sebuah dorongan psikologis dalam mengarahkan seseorang pada sebuah tujuan bisnisnya. Selain itu motivasi dapat membantu mempertahankan bisnis, mengembangkan karir, dan menyukseskan bisnis. Maka dari itu, motivasi sangat penting dalam berbisnis agar tujuan bisnis tercapai dan membuat seseorang lebih berani dalam mengambil sebuah tindakan dalam berbisnis.

Motivasi adalah salah satu faktor yang dapat meraih kesuksesan bisnis dan hal ini membuat  motivasi dirasa penting bagi seseorang dalam menjalankan bisnisnya. Dimana motivasi bermanfaat sebagai pendorong seseorang untuk bekerja dengan semangat yang tinggi dan lebih baik. Selain itu semangat yang tinggi tersebut secara langsung akan berdampak meningkatnya produktivitas kerja yang akan memberi dampak pada pendapatan kerja dan kesejahteraan.

 

src : https://www.kompasiana.com/edvanmkautsar/54f95181a333116e068b4a26/artikel-tentang-motivasi-motivator-terbaik-adalah-dirimu-sendiri

HUMAN RESOURCES

Human Resources atau HR atau HRD merupakan bagian terpenting yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan.Oleh karena itu, beberapa perusahaan menganggap bahwa HR adalah nyawa bagi perusahaan. Pada dunia kerja, HR memiliki tugas dalam proses rekrutmen atau pencarian tenaga kerja, mulai dari mencari kandidat terbaik, melakukan sesi wawancara atau interview, sampai proses penyeleksian. HR juga bertanggung jawab penuh dalam mengelola dan menggali kemampuan dari setiap tenaga kerja yang ada, serta mengembangkan potensi para tenaga kerja ini melalui beberapa metode, seperti membuat penilaian kinerja karyawan atau yang kita kenal dengan KPI (Key Performance Index) dan juga memberikan pelatihan-pelatihan atau trainning mengenai kepemimpian dan keterampilan lain dalam dunia kerja.

Aset terbesar suatu perusahaan adalah karyawannya, sehingga dapat dikatakan bahwa dibalik perusahaan yang sukses terdapat HR yang sangat baik. Ya, jika HR yang tidak baik pasti akan menghasilkan SDM yang buruk dan membuat performa perusahaan menjadi turun. HR yang baik harus dapat merekrut karyawan dan mengelolannya secara komprehensif dan integratif.  Di dalam perusahaan, posisi HR manajer membawahi bagian General Affair (GA), Rekrutmen, Trainning and Development, dan Compensation and Benefit. Namun, untuk perusahaan yang masih kecil HR Manager harus melakukan semuanya. Beberapa perusahaan memisahkan antara HR dan GA, karena tantangan yang akan dihadapi oleh departemen HR ke depan semakin berat.

ada beberapa skill yang dibutuhkan untuk menjadi HR yang baik bagi perusahaan nya yaitu :

1. Mengatur

Praktisi HR membutuhkan skill untuk mengatur sesuatu dengan baik. Dimulai dari mengatur file CV para pelamar, skill pengaturan dan pembagian waktu, hingga keefektivitasan dalam bekerja.

Pasalnya, praktisi HR berhadapan dengan kehidupan dan karir orang lain sehingga dibutuhkan pengaturan yang sangat tepat agar semua kegiatan dan tujuan dapat berlangsung dengan baik.

2. Multitasking

Praktisi HR akan mengurusi masalah kantor hingga masalah personal para karyawan, ditambah dengan tugas lainnya seperti perekrutan, pelatihan dan sebagainya. Tanggung jawab seperti pengurusan dokumen, surat kontrak hingga urusan payroll dan BPJS pun tak bisa ditinggalkan.

Pekerjaan prioritas dan kebutuhan perusahaan juga selalu berubah setiap waktu sehingga praktisi HR yang baik harus memiliki skill untuk multitasking.

3. Menghadapi Masalah yang “Abu-Abu”

Sering kali tim HR berada di area abu-abu ketika dihadapkan oleh masalah tertentu yang dialami karyawan. Misalnya mengenai diskriminasi, komunikasi satu arah, permintaan cuti yang berselang dan hal lainnya yang belum tentu bisa diselesaikan dengan aturan yang ada.Seorang praktisi HR harus dapat bertindak berdasarkan informasi yang lengkap sehingga dapat memberikan keputusan terbaik.

4. Negosiasi

Melanjutkan dari poin sebelumnya di mana praktisi HR harus mampu menghadapi masalah “abu-abu”, mereka juga harus mampu menilai sejumlah solusi yang ada. Hal ini kemudian berujung pada negosiasi terhadap setiap pihak terkait agar tidak ada yang dirugikan atau dengan kata lain menghasilkan “win-win solution”.

5. Komunikasi

Tim HR akan terus melakukan komunikasi dengan banyak pihak termasuk para manajer, kandidat terpilih, para pelamar dan tentunya setiap karyawan di perusahaan. Tidak hanya berkomunikasi secara langsung, praktisi HR juga dituntut harus bisa berkomunikasi dengan baik melalui media sosial, email hingga ketika meeting.

6. Disiplin dan Etika Baik

Praktisi HR adalah salah satu representasi sekaligus penjaga rahasia perusahaan. Pasalnya mereka memiliki tanggung jawab untuk melayani kebutuhan manajemen puncak dan memastikan bahwa karyawan bekerja serta bersikap sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Tanggung jawab tersebut menuntut setiap praktisi HR untuk memiliki disiplin yang tinggi serta etika yang baik dalam setiap pekerjaan yang dilakukannya.

7. Fokus

Setiap karyawan berharap agar HRD mau mendengarkan masalah atau keluhan mereka, namun di sisi lain praktisi HR juga tidak bisa mengabaikan kebijakan perusahaan. Praktisi HR yang bisa menyelesaikan dan menyeimbangkan kedua tugas tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari perusahaan maupun sesama karyawan.

Ada kalanya HR harus mengambil keputusan untuk melindungi karyawan, dan ada kalanya keputusan harus diambil demi perusahaan, budaya dan nilai-nilainya. Keputusan yang diambil mungkin akan salah dimengerti oleh beberapa orang, namun praktisi HR juga harus bisa menjelaskan alasan dengan informasi yang tepat.

8. Manajemen Konflik dan Penyelesaian Masalah

Bukan sesuatu yang baru jika ada karyawan yang saling tak menyukai satu sama lain. Produktivitas di tempat kerja menuntut setiap karyawan untuk saling bekerja sama dan meninggalkan masalah personal satu sama lain.

Praktisi HR harus menemukan cara untuk bisa memberikan solusi jika dihadapkan dengan keadaan seperti itu.

9. Manajemen Perubahan

Banyak perusahaan yang mengalami perubahan, misalnya saja tugas baru, tim kerja baru, nilai perusahaan yang diperbarui, karyawan yang resign dan sebagainya.

Tim HRD kemudian dihadapkan dengan banyaknya generasi karyawan yang bekerja berdampingan dengan segala perbedaan yang ada. Untuk itu praktisi HR harus membantu setiap orang mengatasi perubahan konstan.

Src : https://www.kompasiana.com/hansbaihaqi/54f91d67a33311b77f8b465a/human-resources-nyawa-perusahaan

9 Skill Penting Human Resources Management

DISTRIBUSI PRODUK

Distribusi adalah suatu kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk memudahkan proses penyampaian produk dari produsen kepada konsumen. Dengan kata lain, pengertian distribusi adalah penghubung antara aktivitas produksi dan konsumsi.

Pada pelaksanaannya, distribusi merupakan bagian dari proses pemasaran yang dapat memberikan nilai tambah pada produk melalui berbagai fungsi seperti utility, tempat, waktu, dan hak kepemilikan produk. Selain itu, tercipta juga kelancaran arus pemasaran, baik secara fisik maupun non-fisik seperti arus informasi, promosi, negosiasi, pembayaran, dan lain sebagainya.

menurut pendapat para ahli, diantaranya adalah:

1. Soekartawi

Menurut Soekartawi, pengertian distribusi adalah aktivitas menyalurkan atau mengirimkan barang dan jasa supaya sampai hinga konsumen akhir.

2. Assauri

Menurut Assauri, pengertian distribusi adalah kegiatan memindahkan produk dari sumber ke konsumen akhir dengan saluran distribusi pada waktu yang tepat.

3. Basu Swastha

Menurut Basu Swastha, definisi distribusi adalah saluran pemasaran yang dipakai oleh pembuat produk untuk mengirimkan produknya ke industri atau konsumen. Lembaga yang terdapat pada saluran distribusi adalah produsen, distributor, konsumen atau industri.

Tujuan utama kegiatan distribusi adalah untuk menjamin kelangsungan aktivitas produksi dan menjamin produk diterima dengan baik oleh konsumen.

B. JENIS DISTRIBUSI

Berdasarkan komunikasi yang terjalin antara produsen dan konsumen. Maka terdapat 3 jenis distribusi. Tiga Jenis ditirbusi tersebut antara lain :

  1. Distribusi Langsung

Kegiatan pendistribusian dilakukan langsung oleh produsen kepada konsumen tanpa ada perantara. Contoh distribusi langsung yaitu seorang petani yang langsung menjual hasil panennya kepada konsumen.

  1. Distribusi Semi Langsung

Distribusi semi langsung dilaksanakan melalui saluran yang dimiliki oleh perusahaan produsen. Pihak lembaga pemasaran miliki produsen/perusahaan mengantar produk kepada konsumen.

  1. Distribusi Tidak Langsung

Aktivitas distribusi dijalankan oleh lembaga pemasaran di luar dari perusahaan produsen. Pihak distributor luar menyalurkan produk dari produsen ke konsumen. Contoh kegiatan  adalah penjual produk kecantikan yang menjual produknya melalui agent atau retail.         

Di Dalam aktivitas distribusi setelah dilakukan proses pembelian atau sebelumnya biasa dilakukan proses klasifikasi produk. Klasifikasi produk ini ditentukan berdasarkan fungsi dan jenis produk yang sesuai atau hampir sama. Manfaat pengklasifikasian terhadap produk ini agar lebih mudah dipasarkan dan juga lebih mudah dalam penanganannya selama proses distribusi.

Terdapat produk yang memiliki penanganan khusus terlebih bila didistribusikan dalam jumlah yang banyak. Setelah dilakukan klasifikasi produk maka akan lebih diketahui berapa banyak jumlah produk sejenis. Hal ini juga dapat mempermudah dalam proses pemasarannya khususnya dalam melakukan promosi. Pengklasifikasian dengan mengetahui jumlah produk akan berpengaruh terhadap bahasa promosi. Promosi produk dapat dilakukan dengan berbagai macam cara tergantung dengan jenis produk. Metode promosi juga dapat dilakukan secara offline (pamflet, baliho, expo, leaflet, poster) dan juga online(sosmed, Google Adword, FB ads, Website, TV, Radio).

src : https://www.maxmanroe.com/vid/marketing/pengertian-distribusi.html

Pengertian Distribusi, Saluran, Fungsi, Kegiatan dan Contohnya